Travel Addict: Warisan Budaya
Tampilkan postingan dengan label Warisan Budaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Warisan Budaya. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 September 2018

Kraton Yogyakarta: Bukti adanya Kerajaan di dalam Negara
September 27, 20180 Comments
Kraton




Hi traveler, kali ini kami akan mengulas bangunan apa ajasih yang ada di keraton?

Bangunan pertama yang kita lihat setelah masuk adalah menemui bangsal pemandengan barat, bangsal pemandengan ini memiliki 2 bangunan satu berada di barat dan satunya berada di timur. daahulu bangsal ini merupakan tempat sultan melihat para prajurit latihan perang di alun alun utara. Dari bangsal pemandengan selanjutnya kita ke bangsal pagelaran disinilah terdapat tempat informasi dan guide bagi para wisatawan. pada awal pembuatannya bangsal ini dinamakan Tratag rambat, setelah mengalami pemugaran oleh sultan pada tahun 1921 M bangunan ini berganti nama menjadi Bangsal Pagelaran.
Mobil Indonesia 2

ketika tidak ada acara di Bangsal Pagelaran, kita bisa melihat 2 mobil antik dengan plat Indonesia 2 berwarna merah. di dalam bangsal pagelaran bagian kanan terdapat bangsal pengrawit yang merupakan tempat pelantikan para patih. tepat di timur dan   barat bangsal pagelaran terdapat bangsal pengapit atau bangsal pasewakan, dulu tempat ini dipergunakan sebagai tempat pertemuan bagi para panglima kesultanan serta tempat menunggu perintah dari sultan namun sekarang menjadi tempat pemajangan ilustrasi beberapa upacara jawa. Bagian selatan bangsal terdapat pula tembok yang berisi relief perjuangan Sri Sultan Hamengku Buwono I dan hamengku Buwono IX
Bangsal Pacikeran

Setelah melihat lihat sekitar bangsal pagelaran sekarang kita menuju ke selatan. Di sana kita bisa melihat sepasang bangunan kecil yang bernama bangsal Pacikeran disini adalah tempatnya para abdi dalem Singanegara dan Mertalutut/ algojo kraton Yogyakarta berjaga, bangsal ini masih berfungsi hingga tahun 1926 namun sekarang tempat ini berisi masing masing 1 patung abdi dalem. Selanjutnya kita akan menaiki tangga sampai diatas kita akan melihat tarub angung yang merupakan tempat para tamu sultan menunggu sebelum diterima oleh sultan tempat ini lumayan luas. Tepat di samping kanan dan kiri terdapat bangsal yang di gunakan oleh para abdidalem kori dan ambidalem jaksa untuk menyampaikan pengaduan dan permohonan rakyat kepada raja, bangsal ini bernama bangsal kori.

Bangsal Manguntur Tangkil 

Sejanjutnya kita menuju bangsal Sitihinggil lor, bangunan ini bisa disebut sebagai bangunan utama karena disinilah para raja Kraton Kesultanan Yogyakarta dilantik, Ir.Soekarno dilantik menjadi presiden pertama berada disini, bahkan peresmian UGM sebagai PTN pertama Indonesia juga dilakukan disini. Didalam bangunan sitihinggil terdapat bangsal Manguntur tangkil yang merupakan singgasana Sultan. Di belakang singgasana terdapat bangsal witono sebagai tempat menempatkan pusaka utama keratin saat dilangsungkan upacara penobatan dan pada waktu upacara grebeg maulud.
Regol Brojonolo

Disebelah kanan bangsal sitihinggil terdapat balebang digunakan untuk mengimpan 2 perangkat gamelan yang dibunyikan ketika bulan maulud, gamelan tersebut bernama Kyai gunturmadu dan Kyai nagawilaga. Sedangkan di bagian kiri sitihinggil terdapat bale angun-angun yang digunakan untuk menyimpan tombak yang bernama kyai sura. Jika kita melanjutkan ke selatan disana kita dapat melihat sebuah gerbang besar yang bernama Regol Brojonolo sebagai penghubung pagelaran dan sitihinggil lor dengan kamandungan lor, gerbang ini hanya di buka diwaktu waktu tertentu sehingga kita tidak bisa masuk lebih jauh.


Kraton Yogyakarta terletak di selatan alun alun lor untuk memasukinya kita perlu membayar tiket seharga 5000 untuk wisatawal local dan 7000 untuk wisatawan asing. Untuk mengujungi tempat ini kita bisa menggunakan sepeda motor, mobil, dan transportasi umum seperti transjogja walaupun kita harus berjalan lumayan jauh.



Reading Time:

Rabu, 05 September 2018

liburan ke candi prambanan aja
September 05, 20180 Comments
Candi Prambanan
         Halo selamat datang di blog weziel. di post sebelumnya kita sudah membahas mengenai candi sojiwan sekarang saya akan sedikit bercerita tentang tempat wisata yang terkenal di prambanan. Yup apa lagi kalau bukan candi prambanan, Warisan dunia ini terletak di perbatasan antara Provinsi Jawa Tengah dan DIY. Untuk alamat lengkapnya akan saya berikan di bawah.
            
            Candi prambanan atau candi roro jongrang diakui sebagai warisan dunia UNESCO sejak tahun 1991. Dilihat dari bentuk fisiknya yang ramping dan adanya arca dewi trimurti mengindikasikan bawa candi ini merupakan candi hindu. Bangunan warisan budaya yang tertinggi di komplek candi prambanan ini mencapai 47 meter serta dinobatkan sebagai candi hindu terbesar se-asia.




 Menurut legenda yang tersebar di masyarakat sekitar komplek ini dibangun oleh bandung bondowoso yang terkenal sakti. Bondowoso mempunyai senjata sakti bernama bandung dan juga memiliki prajurit jin yang patuh terhadap perintahnya.diceritakan setelah bandung bondowoso berhasil menaklukkan prambanan ia menaruh hati terhadap anak dari raja prambanan yang bernama roro jongrang. Ketika dilamar oleh bobdowoso sang putri meu menerima dengan syarat dibangunkan 1000 candi dalam semalam. Hal ini bukan perkara sulit bagi bandung bondowoso yang mempunyai pasukan jin yang sangat banyak. Saat mengetahui candi prambanan hampir selesai sang putri berusaha menggagalkan pekerjaan bandung bondowoso karena sebenarnya roro jongrang tidak mau di persunting oleh dia sehingga roro jongrang meminta para dayang untuk membuat suara suara dan cahaya yang membuat seolah olah sudah menjelang pagi sehingga para pasukan jin kalang kabut dan pergi meninggalkan pekerjaannya untuk membangun candi.  mengetahui hal ini bondowoso marah dan merubah roro jongrang menjadi arca.

          Jangan kalian kira jika destinasi ini hanya menyuguhkan atraksi wisata berupa candi saja lho di tempat ini juga menyediakan berbagai permainan seperti Panahan, mobil golf, keretamini, Segway, naik kuda dan lainnya sayangnya permainan ini terpisah dari harga tiket masuk.
  
        Untuk harga tiket masuk wisatawan local diatas 10 tahun seharga Rp 40.000 untuk umur 3-10 tahun seharga Rp 20.000 sedangkan untuk wisatawan mancanegara dewasa seharga Rp 362.500 dan untuk anak anak Rp 217.500. kurang ramah di kantong bagi pelajar tetapi jika kalian datang sebagai rombongan pelajar dengan syarat berjumlah lebih dari 20 dan mempunyai rekomendasi dari sekolah/universitas kalian akan mendapat harga yang lebih ramah kantong yaitu Rp 20.000. Untuk transportasi kalian bisa menggunakan motor,mobil, transjogja (turun halte prambanan lalu jalan /pakai ojek/andong yang berada di dekat halte).

Yuk liburan sambil mengenal sejarah


Panahan

Naik kuda

Segway


Reading Time:

Rabu, 29 Agustus 2018

Candi sojiwan peniggalan sejarah penuh nilai moral
Agustus 29, 20180 Comments

Hai semuanya! Pada kesempatan kali ini, Weziel akan berbagi informasi mengenai salah satu candi di daerah Prambanan yang bernama Candi Sojiwan. Candi ini terletak di Desa Kebondalem Kidul, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah. Terletak di wilayah pedesaan, candi unik ini berdiri anggun di tengah areal persawahan dan pemukinan warga.

Candi Sojiwan 
Untuk mencapai objek wisata ini, pengunjung dari Yogyakarta dapat menaiki bus TransJogja  dengan tujuan halte Prambanan. Tarif angkutan umum tersebut hanya sebesar RP3.500,00. Sesampainya di halte Prambanan, pengunjung dapat menaiki andong atau ojek. Lokasi candi yang tidak jauh dari Jalan Raya Jogja Solo juga dapat dijangkau hanya dengan berjalan kaki. Memasuki lokasi Candi Sojiwan, pengunjung hanya perlu mengisi buku tamu karena tidak ada retribusi untuk tiket masuk.
Candi Sojiwan mulai dipugar sejak zaman pemerintahan Belanda di Indonesia. Proses pemugaran kemudian diambil alih oleh Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Provinsi Jawa Tengah pada tahun 1996. Proses pemugaran membutuhkan waktu yang tidak singkat tetapi secara perlahan Candi Sojiwan sudah mulai terlihat bentuk aslinya. Sayangnya, musibah terjadi pada 2006 ketika DIY dan Jawa Tengah ditimpa gempa bumi sebesar 5,9 skala richter. Musibah tersebut mengakibatkan banyak bangunan roboh termasuk Candi Sojiwan. Pemugaran akhirnya selesai pada tahun 2011 setelah mendapat bantuan dari para ahli UNESCO.
Sampai saat ini, belum ditemukan bukti langsung mengenai asal usul Candi Sojiwan. Mengenai penamaan “Sojiwan”, beberapa ahli berpendapat bahwa nama tersebut berasal dari kata “reksojiwo”  yang memiliki arti mempertahankan jiwa atau hidup. Selain arti namanya yang unik, terdapat pula keunikan lain di relief candi. Relief tersebut dapat ditemukan di sebelah kaki candi dan berupa fabel yang memuat berbagai ajaran moral. Sebagian motif sudah dibuat replikanya dan ditempatkan di dalam museum candi.
Candi sojiwan mulai menerima tamu dari pukul 8 pagi sampai 5 sore. Namun, Weziel sarankan agar tidak datang terlalu awal karena masih ada pekerja yang membersihkan area candi. Datang terlalu sore juga tidak disarankan karena terkadang museum candi sudah ditutup pada pukul 4 sore.
Fasilitas yang ada di area candi ini cukup memadai. Tersedia tempat parkir, toilet, tempat duduk yang berada di beberapa sudut taman candi, tepat sampah, serta museum berisi informasi tentang candi dan area untuk merokok. Bagi yang ingin membeli souvenir atau hanya ingin mengisi perut, di samping tempat parkir terdapat kios-kios yang menjual berbagai macam cinderamata, makanan, dan minuman. Namun, jika pengunjung candi tidak terlalu banyak, beberapa kios tutup lebih awal.
Apabila kios cinderamata banyak yang tutup ketika Anda mengunjungi Sojiwan, Anda masih bisa mendapatkan kenang-kenangan berupa foto. Di area candi juga terdapat taman yang memiliki berbagai spot foto yang menarik. Selain terawat, taman tersebut juga bersih dan cukup luas. Walaupun kecil, taman tersebut efektif mengurangi kesan gersang dan dapat menambah keindahan Candi Sojiwan.

Untuk nilai kami memberikan angka 6/10 hal ini dikarenakan hanya memiliki sedikit daya Tarik dan tidak adanya guide yang membantu wisatawan untuk mengetahui informasi tentang candi sojiwan secara utuh.



Pos jaga dan buku tamu

Museum

Peta wisata dan aturan

Tempat sampah dan penunjuk 

Replika relief

Replika relief


Replika relief

Smoking area





Relief di kaki candi

Tempat duduk

Kios dagang

Tempat parkir



refrensi : buku kebijakan dari sojiwan
Reading Time:

@way2themes